Matabatin6869’s Blog

MEDIA MISTIK DAN BUDAYA

Menengok kehidupan unik kampung kuta

NASKAH I

Menengok Kehidupan Unik Kampung kuta, Tambaksari, Kab. Ciamis, Jabar

Budaya Tabu Jadi Penjaga Kelestarian Alam

Kampung Kuta adalah dusun adat yang masih bertahan hingga kini di daerah Priangan Timur. Kampung ini terletak Desa Karangpaningal, Kec. Tambaksari, Kab. Ciamis. Kampung adat ini dihuni masyarakat yang hidup dilandasi kearifan lokal. Dengan teguhnya memegang budaya pamali (tabu), maka keseimbangan alam menjadi terjaga. Juga terpeliharanya tatanan hidup bermasyarakat.

Kampung Kuta berjarak 45 km ke arah timur dari Kota Ciamis. Saat memasuki kampung ini, rimbunnya hutan jati yang teduh sudah menghadang. Tak jauh dari situ, rumah-rumah panggung beratap ijuk terpampang di depan mata. Keadaan ini menciptakan nuansa damai dan nyaman. Belum lagi keramahan penduduknya yang murah senyum dengan naungan suhu udara yang sejuk dan segar.

Masyarakat Kampung Kuta hingga kini mampu mempertahankan warisan leluhur. Salah satu yang menonjol adalah dalam hal pelestarian hutan. Ketika hutan di daerah lain dirambah atau dijarah, warga Kampung Adat Kuta sama sekali tidak tergoda untuk melakukan hal tersebut. Bahkan mereka berusaha keras menjaga hutan sehingga tetap lestari, sekaligus mempertahankan kelestarian mata air dan pohon aren untuk sumber kehidupan mereka.

Ketua Adat Kuta, Karman mengatakan, karena budaya pamali (tabu) itulah, hutan di wilayahnya senantiasa terjaga. Luas hutan di sekitar Kampung Kuta mencapai 40 hektare. Selama bertahan-tahun, warganya tidak berani mengambil kayu dari hutan atau Leuweung Gede. “Untuk mengambil ranting saja warga tidak berani, karena hutan itu diyakini benar-benar keramat,” ujarnya.

Karena penghormatan yang tinggi terhadap hutan, warga Kampung Kuta yang hendak masuk ke kawasan hutan tidak pernah mengenakan alas kaki. Tujuannya agar hutan tersebut tidak tercemar dan tetap lestari. Oleh karena itu, kayu-kayu besar masih terlihat kokoh di Leuweung Gede. Selain itu, sumber air masih terjaga dengan baik. Di pinggir hutan banyak mata air yang bersih dan sering digunakan untuk mencuci muka. Tidak berlebihan bila pemerintah menganugerahi penghargaan Kalpataru untuk warga kampung ini karena mampu menjaga hutan.

Secara administratif, Kampung Kuta berada di wilayah Kabupaten Ciamis, Kecamatan Tambaksari, tepatnya di dalam Desa Karangpaningal. Kampung Kuta terdiri atas 2 RW dan 4 RT. Kampung ini berbatasan dengan Dusun Cibodas di sebelah utara, Dusun Margamulya di sebelah barat, dan di sebelah selatan dan timur dengan Sungai Cijulang, yang sekaligus merupakan perbatasan wilayah Jawa Barat dengan Jawa Tengah.

Untuk menuju ke kampung tersebut jarak yang harus ditempuh dari kota Kabupaten Ciamis sekitar 34 km menuju ke arah utara. Dapat dicapai dengan menggunakan mobil angkutan umum sampai ke Kecamatan Rancah. Sedang dari Kecamatan Rancah menggunakan motor sewaan atau ojeg, dengan kondisi jalan aspal yang berkelok-kelok, serta banyak tanjakan yang cukup curam. Jika melalui Kecamatan Tambaksari dapat menggunakan kendaraan umum mobil sewaan atau ojeg, dengan kondisi jalan serupa. Jika cuacanya akan turun hujan mobil sewaan tidak akan mau mengantar ke Kampung Kuta tersebut, karena kondisi jalan yang licin dan terjal, kecuali naik ojeg. EKO RISANTO

Januari 20, 2009 - Posted by | Uncategorized |

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: