Matabatin6869’s Blog

MEDIA MISTIK DAN BUDAYA

tn

Dibalik Penyebaran Ajaran Sesat Amanah Keagungan Ilahi (AKI) Bandung (Bag-1)

Berawal Dari Praktek Perdukunan

Ajaran Amanah Keagungan Ilahi (AKI) Bandung diyakini memiliki anggota ratusan orang. Hal ini terlihat dari ramainya jamaah AKI saat mengikuti pengajian rutin setiap tanggal 17. Disebut-sebut bila komunitas AKI yang bermarkas di Desa Nagrak, Kec Cangkuang, Kab Bandung ini berawal dari praktek perdukunan Kurnia Wahyu selaku pimpinan AKI yang mendapat respon positif dari pasien-pasiennya. Mereka itulah yang kemudian menjadi jamaah AKI.

Ajaran sesat dan menyesatkan Amanah Keagungan Ilahi (AKI) diduga bukan saja berkembang di Bandung, tapi juga dibeberapa daerah lain. Namun Kurnia Wahyu, pemimpin AKI di Bandung menampik adanya kesamaan dan hubungan antara AKI di Bandung dengan daerah lain seperti Bekasi dan Tasikmalaya. Kurnia juga menyatakan bila AKI Tasikmalaya yang dibubarkan itu tidak berhubungan sama sekali dengan AKI yang dipimpinnya.

Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Reformis Islam (Garis) Jawa Barat, Ustaz Suryana Nurfatwa mengungkapkan bila aliran AKI ini memiliki persamaan dengan AKI yang berkembang di Bekasi dan Tasikmalaya. Hanya saja, komunitas ini cukup cerdik menyamarkan persamaan tersebut. Caranya dengan mengganti kepanjangan AKI dengan singkatan lain. ”Walau beda singkatan tapi mereka adalah AKI yang sama,” kata Ustaz Suryana.

Sebab menurut investigasi intensif yang dilakukan Garis, komunitas AKI baik yang ada di Bekasi, Tasikmalaya, maupun Bandung, sama-sama berada di bawah naungan Yayasan Kharisma Usada Mustika. Yayasan inilah yang kini tengah dibidik Garis karena menaungi keberadaan komunitas yang sesat dan menyesatkan. ”Kami terus menerus memantau pergerakan mereka. Salah satunya dengan mendekati markas Target Operasi (TO) kita,” tutur Ustaz Suryana kepada posmo.

Di beberapa daerah, kepanjangan AKI bisa bermacam-macam. Seperti di Bekasi, AKI singkatan dari Alam Kuasa Ilahi. Di Bandung, AKI berarti Amanah Keagungan Ilahi, begitu juga di Tasik dan daerah-daerah lain. Di dalam majalah terbitan KUM, disebutkan bila perintis aliran ini adalah Aki Syamsu. Ia adalah seorang pertapa yang melanglang buana mencari jati diri. Suatu hari, Aki Syamsu Ia kemudian menemukan ritual khusus untuk mendekatkan diri kepada Sang Maha Kuasa.

Diduga kuat, aliran inilah yang kemudian dikembangkan di berbagai daerah, termasuk di Bandung. Aki Syamsu meninggal dunia di Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Hingga kini, makamnya masih sering dikunjungi peziarah terutama para pejabat atau petinggi aliran ini, yakni mereka yang telah mencapai derajat Nulkarim.

Praktek Perdukunan

Khusus aliran AKI di wilayah Kabupaten Bandung, sebenarnya sudah lama beroperasi dan bermarkas di Perumahan Parahyangan Kencana (Parken). Akan tetapi, masyarakat setempat tidak mencium bau kesesatan dari praktek keseharian AKI. Sebab walaupun aktivitas sehari-hari komunitas AKI di rumah bernomor 7/9 Blok C 13 tersebut sangat eksklusif, namun perilaku jamaah AKI cukup baik. Dalam arti tidak pernah memicu keonaran ataupun keresahan bagi warga sekitar.

Bahkan dalam melakukan ritual yang diduga menyesatkan itu, warga juga sama sekali tidak tahu. Sehingga kegiatan komunitas ini seolah-olah dibiarkan begitu saja. Maka tak heran bila komunitas ini terus berkembang dan jamaahnya semakin banyak. Diperkirakan baru pada Desember 2007, kegiatan sesat AKI mulai tercium. Itupun atas dasar laporan dari mantan jamaah AKI dan masyarakat yang sempat ikut ritual AKI.

Menurut hasil investigasi Garis, disimpulkan bila mudahnya perkembangan aliran AKI ini karena keahlian Kurnia Wahyu dalam memberikan layanan konsultasi spiritual alias praktek perdukunan. Kurnia Wahyu diduga kuat memiliki keahlian dalam keparanormalan sehingga tidak sedikit pasien yang datang kepadanya untuk berkonsultasi. Dan kebanyakan pasien-pasien Kurnia adalah orang-orang yang terlibat masalah dalam hidup dan kehidupannya. Semisal terbelit utang piutang, ingin kemudahan dalam bisnis, karir, jodoh dan nasib.

Kepada pasien-pasiennya yang sedang bermasalah itu, Kurnia menyisipkan muatan-muatan ajaran AKI yang dinilai menyesatkan. Misalnya ketika seseorang selalu gagal dalam hidupnya atau terbelit utang piutang, Kurnia menyatakan bila orang ini sedang menanggung dosa tujuh turunan. Sehingga akibat dosa tujuh turunan itu, maka jalan hidupnya akan senantiasa mengalami sial, apes dan tidak beruntung. Untuk itulah maka dosa tujuh turunan tersebut harus dihapus.

Nah, saat itulah pasien-pasien Kurnia yang rata-rata tengah ketiban masalah seolah terbuka mata hatinya dan tertarik untuk menghapus dosa tujuh turunan itu. Kepada pasiennya, Kurnia menyebut cara untuk menghilangkan dosa tujuh turunan tersebut dengan cara masuk ke dalam AKI dan mengikuti proses ritual di dalamnya. Dan untuk bisa diterima dalam AKI, maka seseorang harus diwarist atau dibai’at. Wejangan-wejangan spiritual dari Kurnia inilah yang bagaikan promosi dari mulut ke mulut, mulai diminati orang-orang yang terlilit masalah. EKO RISANTO (bersambung)

Januari 20, 2009 - Posted by | Uncategorized

1 Komentar »

  1. media mata batin 6869 memang ok….. bisa liat budaya asli jawa

    Komentar oleh matabatin6869 | Januari 20, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: